ACEH TIMUR | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Nova Suryandaru, SIK, Kamis(13/03/2025) menyerahkan bantuan kepada Hindun (45) warga Dusun Matang Nibong, Gampong Seuneubok Aceh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres dengan didampingi sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur dan Kapolsek Peureulak tiba di lokasi langsung mengecek kondisi keude kopi milik Hindun yang mengalami kerusakan akibat kebakaran, Rabu (12/03/2025) pagi.

Baca Juga:  Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Kebut Pengerjaan Perbaikan Saluran Air

Usai mengecek kondisi keude, Kapolres AcehTimur menyerahkan bantuan berupa tali asih kepada Hindun dengan disaksikan perangkat Gampong Seuneubok Aceh.

Hal ini menunjukkan kepedulian Kapolres Aceh Timur dengan turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada Ibu  Hindun agar tetap tegar menghadapi cobaan ini,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Dinkes Pulau Taliabu Peringati HKN Ke -61 : Generasi Sehat Masa Depan Hebat

Lanjut Kapolres, bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari tugas Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya bantuan ini, dapat meringankan beban ibu Hindun serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tandasnya.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi rumah, apalagi selama bulan Suci Ramadhan ini banyak kegiatan yang terkadang membuat orang lupa seperti mematikan kompor atau lupa mencabut sambungan listrik yang tidak pergunakan lagi

Baca Juga:  Bukan Liburan Biasa, Ini Cara Mindful Recharge Sambil Menikmati Kemewahan Alami di Pair’d Margaret River

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar terus waspada dalam setiap akan meninggalkan rumah, pastikan kompor sudah dimatikan atau mencabut sambungan listrik yang tidak dipergunakan lagi dan pastikan juga rumah sudah terkunci sehingga hal-hal yang kita tidak inginkan tidak terjadi,” jelas AKBP Nova Suryandaru. (Aulia A)