JAKARTA | MIMBARRAKYAT.CO.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran mitra penyelenggara Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II mulai 28 September 2026.

Pendaftaran diperuntukkan bagi perusahaan yang akan menjadi mitra penyelenggara.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, perusahaan sebagai mitra penyelenggara berperan menyediakan kesempatan pemagangan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Dalam pendaftaran kali ini, perusahaan yang telah merekrut peserta MagangHub dari batch sebelumnya menjadi prioritas.

Baca Juga:  Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga

“Mulai 28 September, kami membuka pendaftaran bagi perusahaan untuk menjadi mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II. Kami mengharapkan calon penyelenggara mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” ujar Menaker Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (27/9/2026).

Rangkaian MagangHub Batch 3 Angkatan II diawali dengan sosialisasi pada 28 September hingga 22 Oktober 2026. Pada periode yang sama, perusahaan dapat mendaftarkan diri sebagai mitra penyelenggara.

Baca Juga:  Komitmen Lindungi Publik, Komdigi Tetap Beri Sanksi Platform World

Selanjutnya, Kemnaker melakukan verifikasi terhadap calon mitra penyelenggara pada 28 September hingga 23 Oktober 2026.

Tahap berikutnya adalah penetapan mitra penyelenggara dan penayangan lowongan yang dijadwalkan pada 26 hingga 27 Oktober 2026.

Yassierli meminta perusahaan yang mendaftar mencermati persyaratan serta mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal. Informasi dan dokumen yang diperlukan juga perlu disiapkan secara lengkap agar proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Karya Kreatif Indonesia 2026 : KPw BI Sumut Dorong UMKM Bangkit, Tangguh dan Berdaya Saing

“Penyelenggara diharapkan menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga peserta nantinya memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan kerja,” katanya. (Rel)