MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Rumah permanen yang dihuni Pasangan suami istri (Pasutri) yang juga dijadikan sebagai tempat berjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran di Jalan Makmur, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara ludes terbakar, Jumat (10/7/26).
Bahkan kobaran api yang cepat membesar membuat pasangan penghuni rumah yakni Munarsah dan Halimah mengalami luka bakar di bagian tubuhnya. Selanjutnya keduanya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut petugas Pemadam kebakaran (Damkar ) saat ditemui wartawan di lokasi mengaku bernama Eki menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi saat Munarsah sedang memindahkan bahan bakar minyak ke dalam botol air mineral.
Namun di saat bersamaan isterinya, Halimah lagi memasak di bagian belakang rumahnya tersebut. Tanpa diduga api kompor menyambar bahan bakar minyak yang sedangkan dipindahkan ke dalam botol tersebut.
“Suaminya baru pulang ngambil BBM eceran. Dia coba untuk memindahkan BBM pertalite/bensin ke botol-botol. Tak tahu bagaimana, api tiba-tiba saja menyambar botol berisi pertalite itu,” terangnya Jumat (10/6/2026).
Tanpa diduga, api juga menyambar tubuh Pasutri dan ikut terbakar. Warga yang melihat kejadian itu, berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, si jago merah makin marak. Lantas seorang warga melaporkan kejadian itu ke Kepling dan meneruskannya ke polisi setempat.
Beruntung, lima unit mobil Damkar milik Pemko Medan segera tiba di lokasi dan memadamkan api. Sementara pasutri tersebut di evakuasi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
“Korban yang tersambar api sudah dibawa ke rumah sakit ,’ tuturnya. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian. (sarwo/rel)

