TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus secara resmi membuka Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2027, Senin (2/03/2026).
Mengawali sambutannya, Bupati Sashabila menyampaikan rasa syukur atas limpahan rahmat Allah SWT sehingga seluruh peserta dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam momentum perencanaan pembangunan daerah yang sangat strategis tersebut.
“Alhamdulillah, puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan kita kesempatan berkumpul dalam suasana Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan, guna melaksanakan pembukaan Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musrenbang Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2027,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa Forum OPD dan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan sebagaimana diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 2004 serta Permendagri 86 Tahun 2017.
Forum ini disebut menjadi ruang penajaman target kinerja, sinkronisasi program, serta penjaringan aspirasi untuk penyusunan APBD.

Dalam pemaparannya, Bupati Sashabila membeberkan sejumlah capaian pembangunan sejak dirinya menerima mandat sebagai Bupati pada 26 Mei 2025, di antaranya :
- Pembangunan RSUD Bobong Capai 92,46%
Rumah Sakit Umum Daerah Bobong yang merupakan bagian dari program Quick Wins PHTC Presiden, kini hampir rampung dan ditargetkan diresmikan pada April 2026.
- BPJS Kesehatan Meningkat Hingga 96,14%
Cakupan layanan kesehatan melalui BPJS meningkat signifikan dari 74% pada Juni 2025 menjadi 96,14% per Januari 2026. Tersisa sekitar 2% menuju Universal Health Coverage (UHC).
- Program Taliabu Terang Makin Meluas
Daya listrik terpasang mencapai 116,22 juta kWh. Seluruh desa di wilayah utara telah teraliri listrik, sementara desa di wilayah selatan seperti Nggoli dan Nggaki menyusul dalam waktu dekat. Pemda menargetkan seluruh 71 desa teraliri listrik pada 2026–2027.
- Indeks Pencegahan Korupsi Meningkat
Indeks Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) KPK meningkat dari 25% di awal masa jabatan menjadi 45% pada akhir 2025.
Bupati juga menguraikan lima isu strategis yang masih menjadi tantangan, yaitu : rendahnya kualitas SDM, belum optimalnya ekonomi unggulan daerah, rendahnya ketersediaan layanan publik, kerentanan lingkungan dan bencana, tingginya tuntutan peningkatan pelayanan publik.
Mengacu pada tema pembangunan nasional dan provinsi, maka tema pembangunan Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2027 adalah : Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan melalui Penguatan Layanan Dasar dan Infrastruktur yang Mendukung Produktivitas Daerah.
Tema tersebut diterjemahkan menjadi lima prioritas utama : Infrastruktur pendukung produktivitas ekonomi, Penguatan kualitas SDM, Pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta penanganan kemiskinan, Pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana dan Transformasi pelayanan publik dan inovasi daerah.
Pembangunan Infrastruktur Jadi Fondasi
Pemda Taliabu mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pulau Taliabu sepanjang 466,60 km. Ruas Kawalo –Waikoka sepanjang 118 km diusulkan untuk mendapat dukungan pemerintah provinsi dan pusat.
Pemda juga fokus pada pembangunan Bandara Pulau Taliabu di Dufo seluas 68 hektare serta revitalisasi empat pelabuhan—Bobong, Tikong, Loseng, dan Lede.
Penguatan SDM dan Layanan Dasar
Program prioritas lainnya mencakup rehabilitasi 10 puskesmas, 19 pustu, dan 80 polindes, pemerataan tenaga kesehatan, serta peningkatan akses pendidikan.
Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Pemda mengoptimalkan PAD, memperkuat produksi pangan, dan meningkatkan pelayanan dasar melalui pembangunan rumah layak huni, sanitasi, dan air bersih.
Bupati juga menegaskan pentingnya merit system dalam tata kelola birokrasi serta peningkatan peran kecamatan sebagai pusat layanan administrasi dan perizinan.
Ajak Masyarakat Berpartisipasi
Di tengah tantangan efisiensi anggaran nasional, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi untuk mengoptimalkan perencanaan pembangunan. (Bumay)

