MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Gubernur Sumut (Gubsu ), Bobby Afif Nasution menegaskan dirinya kecewa dengan kinerja dua kepala OPD yang beberapa hari lalu mengundurkan diri dengan alasan berbeda.

Bahkan, Gubernur dengan tegas mengungkapkan, kedua kepala dinas yang mengundurkan diri ini ternasuk memiliki nilai jelek berdasarkan penilaian yang dilakukan.

Hal ini disampaikannya ketika menjawab pertanyaan wartaaan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan P Diponegoro, Kota Medan, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga:  Jusuf Kalla : Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi

“Kami itu punya penilaian kinerja yang dilakukan yang sifatnya internal. Kalau tidak salah keduanya termasuk yang memiliki raport jelek. Jadi, baguslah kalau mengundurkan diri. Berarti sadar diri. Saya kecewa dengan kinerjanya, bukan orangnya,” tegas Bobby.

Ia menjelaskan, dari penilaian dilakukan tersebut kemudian d ranking. Mulai dari kerjanya biasa biasa saja sampai yang sangat baik.

Baca Juga:  Rico Waas Ajak ISLAH Cetak Generasi Muda Pecinta Al-Qur'an

“Kalau dibuka itu kelihatan penilaiannya, tapi itukan sifatnya internal. Termasuk yang mundur mundur sebelumnya. Rata rata raportnya jelek. Jadi, Alhamdullillah mereka sadar diri dengan mengundurkan diri,” jelasnya.

Penegasan serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut, Ikhwan Ritonga. Dirinya mengungkapkan, sikap mengundurkan diri adalah keputusan yang tepat diambil keduanya. Sebab, mereka akan merekomendasikan untuk dicopot.

Baca Juga:  Rinaldi Aulia Terpilih Jadi Kadus Melati

“Kami menilai itu adalah keputusan yang sangat etis diambil oleh Kadis PUPR. Sebab, bila melihat kinerjanya, kami bahkan berencana merekomendasikan untuk dicopot. Kami akui kinerjanya tidak maksimal. Bahkan, tidak mampu mengikuti ritme kerja Gubernur yang cepat dan tegas,” ungkap Ihwan Ritonga. (Sarwo/red)