TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Danramil 1510/02 Bobong, Kodim 1510 Sula, Mayor Inf Kusairi menegaskan, keributan yang terjadi di saat acara joget pada resepsi pernikahan di kediaman La Mahi di Desa Kabuno, Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) yang rekaman videonya sempat beredar di Sosial Media (Sosmed) tersebut ternyata ditenggarai adanya pemuda dalam kondisi mabuk datang melakukan kerusuhan di lokasi tersebut.

“Kejadiannya Kamis (22/1/2026) sekira pukul 21.00 WIT. Saat itu La Mahi meminta Babinsa Tabona, Serka Rusman Umasugi dan Bhabinkamtibmas Tabona, Bripda Arnold Wijaya mendapatkan undangan untuk melakukan pengamanan menjelang acara joget-joget tersebut, ungkap Mayor Inf Kusairi saat ditanya wartawan, Senin (26/1/2026).

Baca Juga:  Wali Kota Medan Tegaskan Esensi Kurban : Kebahagiaan Itu Bukan Untuk Dinikmati Sendiri

Setelah itu, beberapa saat kemudian tiba-tiba saja datang seorang pemuda berinisial LM warga asal Desa Maluli, Kecamatan Taliabu Selatan yang masuk ke dalam tempat acara berjoget.

Dikarenakan terlihat membawa sebilah pisau, kemudian para pemuda Desa Kabuno pun menghalanginya sehingga terjadi keributan namun dapat dilerai oleh Serka Rusman Umasugi yang kemudian mengambil mic untuk memberikan arahan kepada masyarakat di acara tempat berjoget tersebut.

Baca Juga:  Bupati Taliabu Bahas 4 Point Penting Ini Bersama Mensos

“Ketika Serka Rusman Umasugi sedang berbicara dan memberikan arahan tiba-tiba saja ada seorang pemuda berinisial LHG warga asal Desa Sofan, Kecamatan Taliabu Timur Selatan yang diduga kuat dalam kondisi mabuk sembari berteriak mengucapkan kata “bunuh”, ” paparnya.

Kemudian Serka Rusman bertanya kembali kepada LHG dengan kata mau “bunuh siapa ?”, dan pemuda itupun kembali menjawab dengan nada teriakan yang sangat keras mengucapkan kata yang sama yakni “bunuh” lalu dengan serentak masyarakat yang ada di dalam acara berjoget tersebut langsung menghajar pemuda tersebut dan rekaman videonya sempat beredar di Sosmed.

Baca Juga:  Rico Waas Dorong Talenta Paduan Suara Terus Berkembang

“Melihat hal tersebut, Babinsa Serka Rusman Umasugi langsung memisahkan dan melerai kembali. Namun setelah itu, saudara laki-laki dari pemuda yang berteriak secara kasar tersebut yang bernama Alan yang didampingi istrinya langsung mendatangi dan meminta maaf ke Babinsa Serka Rusman Umasugi dikarenakan saudaranya yang berinisial LHG itu sudah mengeluarkan kata-kata kasar sehingga masyarakat menghajar saudaranya tersebut, ”tutup Danramil mengakhiri penjelasannya. (Bumay)