LUBUK PAKAM | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui optimalisasi peran Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (Toppis) atau Kios Deli Serdang Sehat.

Keberadaan Toppis bertujuan untuk menjaga kestabilan harga komoditas pangan strategis, khususnya cabai merah yang menjadi salah satu indikator utama inflasi daerah.

“Toppis hadir untuk membantu menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung perekonomian masyarakat, terutama saat harga bahan pokok masih berfluktuasi,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS di sela-sela peninjauan di tiga titik Toppis yang sudah berdiri, yakni di Pasar Delimas, Lubuk Pakam; Suzuya Plaza, Tanjung Morawa, dan Old Town Pasar Deli Tua, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga:  Pemko Medan Apresiasi Pembagian 2000 Paket Sembako, Rico Waas Tekankan Pentingnya Solidaritas Sosial

Wabup juga menegaskan agar pengurus dan petugas Toppis rutin memantau pergerakan harga harian komoditas pangan, seperti cabai merah, cabai hijau, telur, gula, dan beras.

Pemantauan yang konsisten penting dilakukan untuk mendeteksi lebih dini potensi kenaikan harga di pasar.

Selain memastikan kestabilan harga, Wabup juga mengajak masyarakat untuk aktif berbelanja di Toppis.

Baca Juga:  Sabaktani Sunitli Dase Ditunjuk Bupati Taliabu Sebagai Plt Kadis PUPR

Menurut Wabup, keberadaan Toppis tidak hanya memberikan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan pasar dan menekan praktik spekulatif yang sering memicu kenaikan harga di tingkat pedagang.

“Mari berbelanja di Toppis. Dengan berbelanja di sini, kita tidak hanya mendapatkan harga yang lebih stabil, tetapi juga ikut menjaga perekonomian daerah,” imbau Wabup.

Baca Juga:  Terkesima Dengan Bela Diri Tarung Derajat, Rico Waas Ingin Terus Dikembangkan dan Menjadi Kebanggaan Masyarakat

Ikut serta dalam tinjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs Hendra Wijaya bersama Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yang juga Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi, Teuku Muhammad Yahya SSos MSi, dan lainnya. (Sarwo/red)