SEMARANG | MIMBARRAKYAT.CO.ID — Sebanyak 8.000 anggota Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Tengah memadati Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran ribuan anggota Satlinmas tersebut menjadi bagian dari Apel Akbar Satlinmas dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila, mengenang jasa para pahlawan bangsa, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi melalui pengukuhan kepengurusan DPD-DPC ASLINMAS se-Jawa Tengah serta DPC ABPEDNAS di sejumlah daerah.

Apel Akbar tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa, khususnya mereka yang gugur dalam rangkaian peristiwa Gerakan 30 September.

Peringatan menjelang Hari Kesaktian Pancasila itu sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat peran Satlinmas sebagai unsur masyarakat yang memiliki kedekatan langsung dengan kehidupan warga di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum konsolidasi besar Satlinmas di Jawa Tengah sekaligus penguatan ASLINMAS (Asosiasi Satuan Pelindungan Masyarakat) sebagai wadah berhimpun, pemberdayaan, dan penguatan peran anggota Satlinmas.

Baca Juga:  Imigrasi Langsa Amankan WN Malaysia Pekerja di Lighting Show Taman Hutan Kota Langsa

Melalui penguatan organisasi, ASLINMAS mendorong agar Satlinmas tidak hanya menjalankan fungsi perlindungan masyarakat, tetapi juga semakin aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan di daerah.

Salah satu momentum penting dalam kegiatan tersebut adalah pengukuhan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Teguh Subroto, S.H., M.H., sebagai Ketua DPD ASLINMAS Jawa Tengah sekaligus Ketua Pembina ABPEDNAS Jawa Tengah.

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi ASLINMAS dan ABPEDNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.Bersamaan dengan Apel Akbar, kepengurusan ABPEDNAS di enam kota di Provinsi Jawa Tengah juga dikukuhkan.

Dengan rangkaian pengukuhan tersebut, struktur ASLINMAS dan ABPEDNAS dinyatakan telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Tengah sebagai fondasi untuk memperluas program organisasi hingga tingkat daerah.

Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Apel Akbar yang menghimpun ribuan anggota Satlinmas dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Walikota Langsa Lepas Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1447 H

Ia juga menyampaikan selamat kepada jajaran DPD ASLINMAS dan ABPEDNAS Jawa Tengah atas perkembangan organisasi serta capaian keanggotaan yang disebut telah menjadi yang terbesar di Indonesia.

Penguatan organisasi tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek struktur dan jumlah anggota, tetapi juga pada pelaksanaan program nyata yang menyentuh kebutuhan anggota.

ASLINMAS dan ABPEDNAS telah menjalankan berbagai program pemberdayaan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi anggota serta masyarakat.

Sejumlah program pemberdayaan yang telah dijalankan antara lain Unit Usaha Ayam Petelur Bahagia di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Karanganyar, budidaya ikan air tawar menggunakan sistem bioflok, pengembangan greenhouse, serta berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi lainnya.

Program-program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha produktif sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menghadirkan manfaat ekonomi di tingkat daerah.

Kepedulian terhadap anggota juga diwujudkan dalam rangkaian Apel Akbar di Stadion Pandanaran Wujil. ASLINMAS menyalurkan santunan berupa Beras Bahagia, makanan kemasan Gracious Food, serta Kopi Jaga Desa kepada 8.000 anggota Satlinmas yang hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto Raih Juara Pertama Lomba Karya Cipta Teknologi dan Karya Tulis Ilmiah TNI AD

Dalam kegiatan yang sama, DPP ASLINMAS juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah mitra, antara lain ANTAM, Pegadaian, Bank Syariah Indonesia (BSI), Koperasi Jaga Desa, Nindya Karya, Hutama Karya, dan Artha Graha Peduli.

Bantuan tersebut berupa 21 unit becak motor (bentor) yang ditujukan untuk mendukung kegiatan pemilahan sampah oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung program Indonesia Asri.

Berbagai program sosial dan pemberdayaan tersebut menjadi bagian dari upaya ASLINMAS dan ABPEDNAS membangun organisasi yang tidak hanya besar dari sisi jumlah anggota, tetapi juga memiliki program yang memberikan dampak langsung.

Program tersebut diarahkan agar manfaat organisasi dapat dirasakan hingga tingkat kabupaten, kota, kecamatan, desa, dan kelurahan. (Rel)