MAGETAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Warga Desa Tanjung, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur dikejutkan adanya penemuan orang tewas gantung diri, Rabu (23/09/2026) pagi tadi.

Jasad korban bernama Sali (60 ) pertama kali diketahui oleh salah seorang warga desa setempat menggantung dengan seikat tali plastik yang terkait pada cabang pohon mangga, tak jauh dari masjid utama desa itu.

Di lingkungan desa setempat, korban yang sudah memiliki beberapa cucu itu dikenal sebagai sosok pendiam. Dia tidak pernah terlihat berbuat neko-neko, kecuali bekerja untuk kebutuhan rumah tangganya.

Baca Juga:  DWP Kemnaker Gelar Workshop Untuk Bangun Lingkungan Kerja yang Peduli dan Responsif

Karena sifanya yang demikian hingga tak banyak pihak yang memahami, apa motif di balik kenekatan korban memintas hidupnya itu. Tahu-tahu korban sudah menggantung, mengenakan kaos dan celana pendek warna biru tanpa alas kaki.

“Tidak tahu apa penyebabnya. Dia itu orangnya pendiam. Tidak pernah macam-macam. Pokoknya setiap hari kerja sebagai tukang. Tukang kayu, tukang batu atau serabutan. Orang itu pernah kerja bareng sama saya. Jadi saya tahu betul sifat dia,” ucap seorang pria warga setempat kepada wartawan.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 642/Kapuas Pos Tomage Bagikan Makanan Bergizi di SD Negeri Yerongga

Hal itu juga dibenarkan kepala desa setempat, Yudi Wibowo yang mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui motifnya. Yang jelas, menurutnya, korban bersifat pendiam dan tertutup.

“Ya benar warga saya itu, Mas. Tapi saya tidak tahu apa motifnya. Memang orangnya pendiam soalnya,” kata Yudi Wibowo.

Aparat kepolisian setempat yang tiba di lokasi kejadian, langsung berupaya mengevakuasi jazad korban dibantu warga sekitar. Dalam pemeriksaan sementara bersama petugas medis setempat, tidak ditemukan adanya tanda mencurigakan atas diri korban.

Baca Juga:  Jefri Santana dan M Haikal Dipeusijuk Abana Murdani di Dayah FMA

Jasad korban pun langsung diserahkan kepada pihak keluarga, untuk segera dimakamkan di pemakaman desa setempat. (Rel)