MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Tiga pekerja KM Pulau Samosir ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam Palka.

Adapun ketiga korban masing masing bernama Iwan ( 53), Garto ( 50 ) dan Mamat (45) yang merupakan warga Young Panah Hijau dan Kampung Nelayan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Tiga Nelayan tersebut ditemukan sudah meninggal dunia di dalam Palka KM Pulau Samosir yang biasa untuk muatan ikan busuk atau disebut dengan ikan Pasifik.

Ketiga korban diduga meninggal akibat keracunan gas beracun di dalam ruang palka yang minim sirkulasi udara.

Baca Juga:  Polrestabes Medan Temukan Gudang Miras Berpita Cukai Palsu di Tempat Hiburan Malam Phantom

Tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Pulau Samosir yang meninggal dunia dalam insiden tersebut di saat mencari ikan di perairan Pangkalan Brandan, Provinsi Sumatera Utara. ‎

Peristiwa tersebut terjadi ketika kapal dengan sembilan ABK itu sedang melakukan kerja menangkap ikan setelah bertolak dari Gudang Buncuan Gabion, Kelurahan Bagan Deli.

Kehadiran bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Garto masuk ke dalam Palka untuk melakukan pembersihan. Saat berada di dalam palka, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Tak lama datang Mamat untuk menolong kawannya dengan masuk ke dalam palka, namun turut mengalami kondisi serupa ‎dan Iwan juga berusaha memberikan pertolongan, tetapi kembali terjadi musibah dan Iwan ikut tidak sadarkan diri akibat dari keracunan gas beracun yang ada di dalam palka yang minim sirkulasi udara tersebut.

Baca Juga:  Pencurian Sepeda di Masjid Jemadi Terekam CCTV, Ternyata Pria Ini Pelakunya

Nakhoda KM Pulau Samosir, Yusri M Jamil kemudian mengambil tindakan cepat dengan melarang ABK lainnya mendekati palka untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, serta memutar haluan kapal kembali menuju darat.

Sekira pukul 16.00 WIB, KM Pulau Samosir bersandar di Gudang Buncuan Gabion Belawan sekira pukul 16.00 WIB.

Tidak lama berselang dilakukan evakuasi dari ketiga korban dari dalam palka dan sekira pukul 17.30 WIB, ketiga jenazah berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa dengan menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Baca Juga:  Polsek Idi Rayeuk Amankan Terduga Pelaku Narkoba, 12 Paket Sabu Disita

Dari pantauan awak media, setelah para korban diserahkan kepada pihak keluarga tidak tampak police line dari kepolisian di KM Pulau Samosir tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan ke pengusaha KM Pulau Samosir tidak berhasil karena sedang berada di Jakarta. “Beliau sedang berada di Jakarta, “kata seorang wanita paruh baya tersebut. (Irwan s pane)