BALI | MIMBARRAKYAT.CO.ID — Brand fashion kontemporer asal Bali, h./label, resmi memilih Irina Litvinova dari Dallas, Texas, Amerika Serikat dan Prishella Pualamsjah dari Jakarta, Indonesia sebagai dua ambassador pertama dari programh./community & ambassador, Senin (24/8/2026).
Pengumuman ini menyusul diperkenalkannya sembilan finalis h./community yang berasal dariberbagai kota dan latar belakang.
Respons tersebut menjadi awal terbentuknya sebuahkomunitas yang ternyata tidak hanya datang dari Bali atau Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara.
Bagi sebuah brand yang masih terbilang muda dan lahir di Bali, hal ini membuka peluang untukmembangun sesuatu yang lebih luas : mempertemukan perspektif kreatif dari Indonesia dengan komunitas dan audiens di luar Indonesia.
Dari Bali, Untuk Percakapan yang Lebih Luas
h./community dibangun dari keyakinan bahwa sebuah komunitas tidak seharusnya hanya diukurdari jumlah followers atau jangkauan, tetapi dari seberapa kuat hubungan seseorang denganbrand dan apa yang bisa mereka bawa ke dalam komunitas tersebut.
Irina dan Prishella dipilih sebagai dua ambassador pertama karena keduanya memilikihubungan yang kuat dengan perspektif dan nilai yang dibangun h./label.
Berbasis di Dallas, Texas, Irina memiliki ketertarikan yang kuat terhadap pendekatan h./labelpada desain yang tenang, detail yang thoughtful, serta keindahan dalam hal-hal sederhanayang ditemui sehari-hari.
Sementara itu, Prishella yang berbasis di Jakarta memiliki kedekatan alami dengan carah./label melihat cara berpakaian : sederhana, thoughtful, versatile, dan relevan untuk kehidupansehari-hari.
Keduanya membawa perspektif yang berbeda, satu terhubung dengan komunitas internasional, sementara yang lain tumbuh dari lingkungan kreatif Indonesia.
“Kami tidak mencari reach. Kami mencari resonance.” Tomy Romy, Founder & Creative Director, h./label. Sebagai bagian dari h./community, Irina dan Prishella tidak hanya akan merepresentasikan h./label, tetapi juga ikut membuka ruang untuk berbagi dan memperkenalkan fashion, seni, kreativitas, dan perspektif budaya Indonesia kepada komunitas yang lebih luas, baik di dalam maupun di luar negeri.
Tujuh finalis lainnya juga tetap menjadi bagian dari h./community, dengan perspektif, ketertarikan, dan kontribusi kreatif mereka masing-masing.
Bagi h./label, program ini bukan sekadar tentang membangun jaringan ambassador.h./community adalah komunitas yang terus berkembang, dibangun bersama orang-orangyang benar-benar memiliki koneksi dengan apa yang sedang diciptakan brand. Dan dari Bali, percakapan itu kini mulai bergerak lebih jauh. (Rel)

