TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Seorang operator pengemudi perahu longboat milik pembeli telur ikan terbang di Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya ditabrak sebuah longboat lain di Perairan Desa Penu, tepatnya di antara Pulau Kabihu dan Pulau Tengah.

Kejadian itu terjadi, Kamis (30/7/2026) sekira pukul 20.00 WITA. Menurut keterangan saksi yang bernama Samiun warga Desa Tanjung Una, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Malut yang selamat dari insiden tersebut, kalau usai ditabrak, mesin gantung berkekuatan 15 PK beserta rekannya selaku pembawa mesin langsung terjatuh ke laut.

Baca Juga:  Menaker Sidak Perusahaan di Kabupaten Semarang yang Tak Bayar Penuh THR Pekerjanya

Namun, longboat yang menabrak mereka tidak berhenti untuk memberikan pertolongan, melainkan melanjutkan perjalanan menuju Desa Penu.

Meskipun mesin perahu telah jatuh ke laut, perahu itu sendiri tidak tenggelam dan masih dapat didayung oleh Samiun hingga sampai di sebuah pulau.

Setelah sampai di daratan, Samiun segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat.

Baca Juga:  TMMD 128 Kodim 0104/Atim : Menghidupkan Kembali Asa di Pelosok Negeri

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang itupun akhirnya ditemukan, Jumat (31/7/2026) pagi tadi di kawasan Tanjung Batu, Desa Penu, Kecamatan Taliabu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Iya itu benar, korban ditemukan meninggal dunia pada pagi harinya,” kata Bhabinkamtibmas Desa Penu saat ditanya wartawan, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar, longboat yang telah menabrak perahu korban adalah longboat dari Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat yang dicarter oleh salah satu pembeli telur ikan yang tinggal di Desa Penu.

Baca Juga:  Pelindo Multi Terminal Bersama PMI Medan Kumpulkan 168 Kantong Darah

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut. (Bumay