LANGSA | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Festival lomba seni dan sastra siswa nasional (FLS3N) resmi dibuka oleh Muzakir SE MH selaku Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa.

Pendidikan Khusus (Diksus) 2026 resmi disosialisasikan oleh Puspresnas Kemendikdasmen untuk mewadahi bakat seni siswa berkebutuhan khusus.

Mengusung semangat “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri” dan tema karakter bangsa, kompetisi ini bertujuan meningkatkan percaya diri, kreativitas, dan inklusivitas seni budaya.

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Pendidikan Khusus (Diksus) memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni yang mereka miliki.

“Ajang ini menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter generasi muda yang kreatif, berprestasi dan berdaya saing, “ujar Kepala SLB Global School, Sayyid Annafi Al-Mutaali, S.Pd.I, S.Pd. M.Pd.Gr saat dijumpai awak media, Rabu (29/04/2026).

“Dan Alhamdulillah siswa SLB bernama Mustaqim meraih Juara 2 Jenjang SDLB dengan kategori mewarnai sedangkan siswa yang bernama Juwita meraih Juara 3 dengan kategori Melukis jenjang SMPLB/SMALB, “imbuhnya.

Kegiatan perlombaan ini juga di ikuti oleh sejumlah Sekolah Luar Biasa (Gugus IV) meliputi Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang, bertempat di SLB Terpadu Kota Langsa.

Lanjutnya, terima kasih kepada para dewan Guru SLB Global School dan apresiasi tertinggi untuk Bapak/Ibu Guru yang telah memberikan pendidikan terbaik.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada dewan guru karena telah bersabar dalam membimbing Siswa SLB Global School hingga mencapai prestasi ini, “katanya.

Kepala Sekolah SLB Global School juga menambahkan, FLS3N menjadi sarana penting dalam mengembangkan potensi serta menambah wawasan siswa, khususnya bagi peserta didik di sekolah luar biasa.

“Ajang ini tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan dan mengasah talenta terbaik dari SLB di wilayah Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Aceh Timur,” jelas Sayeed. (AA)