MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Belasan pria kucar-kacir berlarian dan terjun ke dalam aliran sungai untuk menyelesaikan diri dari sergapan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan di kawasan Jalan Mangkubumi, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Meskipun begitu, dalam Gerebek Sarang Narkoba (GSN) itu polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti Narkoba.
“Penggerebekan kita lakukan usai petugas mendapat laporan dari warga yang resah adanya praktek peredaran narkoba di kawasan tersebut,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP dalam keterangannya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/4/20266) malam.
Berbekal laporan warga lanjut Kasat, kita langsung meresponnya dan bergegas ke lokasi melakukan penyisiran.
“Sebelumnya, kita melakukan penyelidikan selama beberapa hari,” ujar Kompol Rafli Yusuf Nugraha didampingi para kanit (1,2 dan 3) Satres Narkoba Polrestabes Medan.
Dijelaskan Rafli, begiu sampai di lokasi yang sudah menjadi target operasi (TO), petugas terus menyasar sebuah lapak di tepi sungai, yang dijadikan barak narkoba.
Tanpa menunggu waktu, petugas bergerak cepat dan menyergap tiga pria terduga narkoba yakni berinisial SD (45), DR (19), dan RS (39).
Sementara pelaku lainnya berhamburan lompat menyeberangi sungai untuk melarikan diri. Selain ketiga pria yang diamankan, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti berupa paket narkoba dan alat hisap (bong-red).
Tidak sampai disitu, petugas juga menemukan selembar mata uang Singapura dengan nilai 1000 Dollar, sebilah pisau yang diduga disiapkan untuk menyerang petugas.
“Kami (Polrestabes Medan) tidak akan berhenti dalam memberantas segala bentuk peredaran narkoba. Penggerebekan ini merupakan respon adanya laporan masyarakat,” tuturnya.
Ada 3 orang diamankan, paket sabu, bong, Dollar Singapore dan sejumlah uang diduga hasil penjualan narkoba.
“Soal mata uang asing yang ditemukan kita akan koordinasikan dengan Satreskrim untuk memastikan apakah uang tersebut asli atau palsu,” ujarnya.
Rafli menambahkan pihaknya masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang kabur melompat ke sungai.Belasan orang yang kabur. Ada beberapa dari mereka telah diketahui identitasnya oleh petugas.
“Tiga orang diamankan masih didalami perannya. Kita juga menemukan mesin judi tembak ikan yang ditutup papan. Mesin judi ini akan kita serahkan ke Satreskrim Polrestabes Medan, guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kompol Rafli Yusuf Nugraha. (Sarwo/rel)

