MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution terus mengoptimalkan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan perbaikan infrastruktur, pembangunan hunian tetap (huntap), normalisasi sungai, serta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak.

Hal ini terungkap saat Gubernur Bobby Nasution bertemu dengan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Feriyanto Pawenrusi di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Kota Medan, Jumat (10/4/2024).

Baca Juga:  Universitas Paramadina -CSED INDEF Gelar Diskusi Publik Bertajuk " Masa Depan Ekonomi Halal RI "

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sudah melakukan pendataan serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur di Tapteng dengan fokus utama pada pemulihan konektivitas dan sistem pengairan pascabencana banjir serta longsor yang melanda wilayah tersebut,” kata Gubernur.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Pemprov Sumut pun bersinergi dengan BPN, Pangdam I/BB, dan Kapolda Sumut guna mempercepat penanganan di Tapteng.

Baca Juga:  205 Personel Gabungan Dikerahkan Menjaga Keamanan Kota Medan Saat Ramadan

“Jadi Pak Bupati sudah bisalah menampung apa-apa saja aspirasi dari masyarakat dan fokuskan bantuan ke masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengatakan pihaknya saat ini fokus pada pendataan serta percepatan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH) agar tepat sasaran.

Selain itu, Pemkab Tapteng juga mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) dan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga:  Pimpin Upacara HUT Ke- 435 Kota Medan, Rico Waas : Momentum Untuk Merefleksikan Perjalanan Sejarah dan Bangkitkan Kembali Komitmen Membangun Kota

Perbaikan infrastruktur mendesak seperti jalan, jembatan, sistem air bersih, dan sanitasi juga terus dilakukan.Ia juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghadirkan inovasi guna membangkitkan kembali sektor pertanian, seperti pencetakan sawah baru, serta menghidupkan kembali UMKM yang terdampak.

“Setelah pertemuan ini saya akan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda untuk mengawal pemulihan pasca banjir dan tanah longsor,” ucapnya. (**)