MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Seorang penderita TB Paru, Muhammad Arifin (49 ) memohon bantuan kepada para dermawan maupun perhatian dari Pemko Medan untuk biaya perobatan penyakitnya tersebut.
Pria yang kini hanya bisa terbaring di kasur itupun hanya bisa pasrah tanpa ada perawatan medis.
Kini tubuhnya yang semakin kurus itu juga tidak mampu lagi untuk memenuhi kebutuhan 2 anaknya dan ibu kandungnya, Asma (68) yang turut tinggal di rumahnya di Jalan Jala IX, Lingkungan 04, Lorong Karmila, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumut.
Asmah saat ditemui wartawan di kediamannya mengaku merasa sedih dengan kondisi putranya tersebut.
“Di Bulan November 2025 lalu, Muhammad Arifin sudah sering sekali keluar masuk rumah sakit, seperti RS Wulan Windi di Marelan. Namun saat ini, kami tidak bisa membawanya ke rumah sakit diakibatkan tidak punya biaya perobatan, “ungkap Asmah dengan nada sedih.
Dalam keterbatasan biaya itulah masih diceritakan Asmah, Muhammad Arifin hanya bisa tergolek/terbaring di atas kasur dengan merenungi kesehatannya yang kelamaan badannya juga semakin bertambah kurus.
“Kami mohon uluran tangan dan bantuannya dari para dermawan maupun adanya perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar sudi kiranya mau membantu biaya perobatan Muhammad Arifin ini agar bisa cepat sembuh dan bisa beraktifitas kembali, “imbuhnya. (Irwan S Pane)

