MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Belasan Anak Baru Gede (ABG) sembari membawa senjata tajam melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi di Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/1/2026) malam.
Akibatnya, masyarakat pun menjadi ketakutan dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini.
Aksi konvoi para ABG yang sempat terekam kamera dan viral di Sosial Media (Sosmed) juga terjadi di Lingkungan 04 Gang Kambing, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Bahkan hampir setiap minggunya, kejadian tawuran tetap saja terjadi yang diduga dipicu hanya persoalan saling mengejek.
Menyikapi persoalan itu, Ketua BKM Masjid Ar Ridha, H Suheri Yatim mengaku aksi penyisiran ABG sembari menenteng Senjata tajam (Sajam) sangatlah meresahkan masyarakat di Lingkungan 04, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
“Sudah sangat -sangat meresahkan masyarakat umum. Sebaiknya perlu diadakan pertemuan- pertemuan antar warga Paya Pasir untuk membahas masaalah ini. Apa yang harus kita lakukan sebelum hal ini mengambil korban jiwa, “imbuh H Suheri Yatim.
Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat di Lingkungan 04, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, DR Mohd Irsyad mengajak lurah, camat, kepolisian dan Babinsa untuk dapat mengambil tindakan guna meredam aksi tawuran antar anak muda ini.
“Semoga kelompok yang selalu merusuh di tengah-tengah masyarakat ini harus segera ditindak dan ditangkap karena sudah sangat meresahkan, karena sudah menganggu dan menakutkan orang untuk beribadah ke masjid. Kita berharap dari 3 pilar yang ada di wilayah ini untuk bisa menangkap pelakunya. Kami dari masyarakat sudah tidak tahan lagi dengan kondisi kalau tidak segera diproses dan ditindak mungkin saja nanti akan terjadi hal serupa seperti di Belawan, “tutupnya. (Irwan S Pane)

