TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) bekerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado menyelenggarakan uji kompetensi teknis Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Uji kompetensi tersebut berlangsung, Rabu- Jumat (28-30/01/2026). Kegiatan dilakukan secara zoom yang dipusatkan di ruang rapat Kantor Bupati Pulau Taliabu.
Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus yang secara langsung membuka kegiatan tersebut melalui daring aplikasi zoom.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Pulau Taliabu, La Ode Yasir, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Hayatudin Fataruba, Asisten I Ma’aruf, jajaran staf ahli serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kesempatan itu, Sashabila Mus berkomitmen menjalankan Pemerintahan yang bersih dan transparan demi kepentingan masyarakat Pulau Taliabu.
“Saya menegaskan, penempatan aparatur harus sesuai dengan kinerja dan kompetensi, bukan berdasarkan kedekatan atau kepentingan politik. Di Pulau Taliabu, tidak ada ruang bagi praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN),” ujarnya
Sashabila Widya L Mus juga menambahkan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan kualitas dan kapabilitasnya tanpa tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.
Menurut dia, kecerdasan intelektual semata tidak cukup untuk membawa Pulau Taliabu ke arah yang lebih maju.
Taliabu membutuhkan pimpinan OPD yang tidak hanya cerdas secara administrasi, tetapi juga memiliki keberanian moral dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Yang kami uji adalah kapasitas kepemimpinan serta kemampuan melihat tantangan Daerah secara nyata,”tegasnya.
Meski proses seleksi berjalan ketat, ia tetap memberikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran OPD yang telah bekerja selama ini.
Namun demikian, ia kembali menekankan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada Pemerintah Pusat maupun kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh peserta, termasuk 37 pejabat administrator yang mengikuti uji kompetensi untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran, serta menyiapkan mental dalam menerima hasil akhir seleksi.
“Saya meyakini bapak dan ibu memiliki hati yang besar dan jiwa yang kuat. Siapa pun yang terpilih nanti harus menjadi agen perubahan dan teladan bagi penerus dalam mengembangkan nilai-nilai positif demi Taliabu yang lebih baik,” tandasnya.
Diketahui, penyelenggaraan Uji Kompetensi Teknis JPT Pratama Tahun 2026 ini mengusung konsep “kemitraan strategis dan efisiensi teknologi”.
Kegiatan yang dipusatkan di kota Bobong, Kecamatan Taliabu Barat ini terlaksana atas kerja sama antara Komite Talenta Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu dan BKN Regional XI Manado.
Uji kompetensi berlangsung setiap hari pukul 08.00 hingga 15.00 WIT dan diikuti oleh 37 pejabat administrator potensial yang akan memperebutkan posisi pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu. (Bumay)

