TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Bupati Sashabila Widya Mus menegaskan, dengan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintahan pusat tentunya akan berdampak terhadap proses pembangunan di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut).‎‎

Meskipun demikian, orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu itupun tidak mau pasrah dan menyerahkan dengan kondisi tersebut.

Namun dirinya akan terus berusaha untuk mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.‎‎ “Kita akan terus mencari pintu sampai ada yang terbuka dan terus mencari jalan sampai ada yang dapat terakses. Berputar-putar mencari solusi, “tulis Bupati Sashabila Mus pada postingannya di akun Instagramnya baru -baru ini.‎‎

Dalam postingannya itu, Sashabila Widya Mus juga menjelaskan kalau Kabupaten Pulau Taliabu terdampak dari adanya pemangkasan anggaran tersebut.

‎‎”Taliabu terdampak pemangkasan anggaran Pusat atau tidak ?. Tentu Saja. Tidak sedikit jumlahnya dan sangat besar dampaknya. Riwayat rendahnya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukan sekedar karena ada yang tidak patuh pembayaran pajak, tapi juga karena kebijakan fiskal, penggelembungan PAD tanpa perhitungan sehingga program setiap tahunnya dirancang di atas “Awan”. Tidak dapat dipijak, karena kemauan tidak didasari kemampuan, “sebutnya.‎‎

Maka dari itu, dirinya juga mengaku sempat berkunjung ke Kemenkeu RI untuk meminta arahan atas pemangkasan anggaran tersebut. ‎‎

“Kalau tidak ada lagi kesempatan untuk menambah anggaran, maka solusi lain dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan di Taliabu ke depannya, “ungkap Sashabila Mus.‎‎

“Saatnya Taliabu berbenah dan siap membangun di atas data yang nyata dan realistis. Sebuah tujuan itu harus Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-framed (SMART), “sambungnya lagi.‎‎

Meski banyak tersandung dari batu yang tersisa, Sashabila Mus merasa yakin menata ulang reruntuhan apapun yang kita punya menjadi langkah awal.

“Kalau kurang bahan, ya ke toko bangunan. Tapi, kerja dulu supaya bisa beli, “ujarnya. (bumay)