ACEH TIMUR | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, SIK, MIK  mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Subuh Keliling dihari ketujuh di Masjid Al Ikhlas, Gampong Keude Bagok, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (15/10/2026).

Usai sholat Subuh berjamaah, Kapolres Aceh Timur menyampaikan pesan-pesan kamtibmas salahsatu yang menjadi perhatiannya dengan mengingatkan warga agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:  OJK Tuntaskan Penyidikan Perkara Tindak Pidana PT Crowde Membangun Bangsa

Kapolres menegaskan, menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

“Mencegah narkoba dan kenakalan remaja harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Orang tua perlu hadir, memberikan teladan, memperkuat pendidikan agama dan moral, serta membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anaknya. Kita tidak ingin generasi muda kehilangan masa depan akibat pengaruh negatif yang sebenarnya bisa kita cegah bersama,” ujar AKBP Aris.

Baca Juga:  OJK Imbau Masyarakat Berhati-hati Menerima Tawaran Pinjaman dari Entitas Manapun

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap kondisi lingkungan. Menurutnya, kepedulian warga dan komunikasi yang baik dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Keamanan bukan semata-mata tugas TNI/Polri, ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Jika masyarakat peduli, saling mengingatkan, dan berani melaporkan potensi gangguan kamtibmas, kita dapat membangun lingkungan yang lebih aman dan melindungi anak-anak kita dari berbagai ancaman,”pesan AKBP Aris Cai Dwi Susanto, SIK, MIK.

Baca Juga:  Revalidasi Geopark Kaldera Toba Berakhir, Gubernur Bobby Nasution Optimis Dapat Kartu Hijau

Melalui program Subuh Keliling, Polres Aceh Timur berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, dialog, dan edukasi.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan bebas narkoba. (AA)