TANJUNG MORAWA | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mengapresiasi peran Sanggar Tamora 88 dalam melestarikan seni budaya Melayu melalui peringatan Hari Kebudayaan Tahun 2026 bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara di Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (14/10/2026).

Lom Lom mengatakan, Sanggar Tamora 88 menjadi wadah pengembangan beragam kesenian Melayu, mulai dari seni tari hingga musik gambus.

Baca Juga:  Bupati : Bandara Kualanamu Wajah Deli Serdang

Keberadaan sanggar tersebut diharapkan mendorong generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah.

“Sanggar Tamora 88 merupakan salah satu wujud kekayaan seni dan budaya Deli Serdang. Kita berharap generasi muda ikut terlibat agar kebudayaan Melayu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi pemerintah, maestro, budayawan, komunitas seni, dan masyarakat agar warisan budaya tetap berkembang serta mendukung pendidikan dan pariwisata daerah.

Baca Juga:  Resmikan Kampung Pengawasan, Bawaslu Mengajak Masyarakat Terlibat Dalam Pengawasan Partisipatif

Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara, Sukronedi, menyampaikan bahwa Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Deli Serdang, memiliki potensi budaya yang besar, antara lain melalui tradisi dan keberadaan maestro budaya Melayu yang berperan menjaga keberlangsungan seni budaya daerah.

Peringatan Hari Kebudayaan 2026 dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Rangkaian kegiatan meliputi kunjungan kepada maestro, pembuatan testimoni, pemeliharaan cagar budaya, pertunjukan seni, dan pengenalan budaya secara keliling.

Baca Juga:  Forkopimca Mediasi Perdamaian 2 OKP di Medan Labuhan

Kegiatan tingkat nasional dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, sedangkan peringatan untuk wilayah Sumatera Utara dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10/2026) di Rumah Tjong A Fie, Medan. (Srw/rel)