MARELAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Puluhan pemuda mengendarai sepeda motor sembari membawa berbagai senjata tajam (Sajam) dan batu menyambangi pemukiman warga yang ada di Jalan Jala 9, Lingkungan 04, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Minggu (20/9/2026) dini hari tadi.
Belum diketahui motif dibalik penyerangan tersebut, namun aksi itu telah mengakibatkan warga menjadi ketakutan dan suasana di lokasi yang akrab dengan sebutan Gang Kambing itupun menjadi mencekam.
Salah seorang warga, Nurlinsyah Sinaga saat ditanya wartawan mengatakan kalau aksi penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok anak muda dari warga Paluh Nibung, Lingkungan 01 yang bergabung dengan massa dari lingkungan lain di Kelurahan Paya Pasir.
”Dengan mengendarai sepeda motor secara berkonvoi, kelompok ini datang membawa batu serta senjata tajam (Sajam) berukuran panjang, “ungkapnya.
Kejadian yang mendadak inipun sontak membuat warga yang sedang tertidur lelap terkejut dan panik. Warga kemudian berhamburan keluar rumah untuk mendatangi lokasi kejadian dan mencoba mengamankan lingkungan mereka.
”Akibat dari tawuran ini, kami warga di sini sama sekali tidak bisa tidur,” keluh Nurlinsyah Sinaga yang merasakan langsung kepanikan saat malam penyerangan terjadi.
Tak berselang lama setelah kejadian, barulah 2 personel Koramil 10/Medan Marelan tiba di lokasi kejadian. Kehadiran pihak TNI tersebut tampak bersamaan dengan kedatangan Lurah Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan untuk menenangkan situasi yang sempat memanas tersebut.
”Kami minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), kalau masyarakat menelepon atau mengirim pesan WhatsApp (WA) saat ada kejadian seperti ini, tolong diangkat dan direspons cepat. Ini demi keamanan masyarakat agar bisa beristirahat dengan tenang,” ucapnya dengan nada kesal yang ditimpal warga lainnya agar Wali Kota Medan, Rico Waas juga mau turun tangan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Irwan s pane)

