PERCUT SEI TUAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong penguatan nilai keagamaan dan karakter masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat menghadiri Tabligh Akbar bersama Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Hidayah di Masjid Nurul Hidayah, Komplek MMTC, Jalan Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Lom Lom, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian, kasih sayang, dan sikap saling menghormati.

Baca Juga:  Kepala Bapenda Kota Medan Jalin Sinergi Dengan Kanwil Kemenkum Sumut Untuk Penguatan Tata Kelola Perpajakan

Nilai-nilai tersebut dinilai semakin penting di tengah perkembangan zaman yang cepat. Pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan meningkatkan kecerdasan, tetapi juga perlu diiringi pembentukan karakter, keimanan, dan kepedulian sosial.

“Deli Serdang yang religius adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, akhlak, toleransi, gotong royong, serta saling menghormati,” ujar Lom Lom.

Ia menekankan, pembentukan karakter generasi muda membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, masjid, ulama, hingga tokoh agama. Masjid juga diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi berkembang sebagai ruang pembinaan umat, pendidikan, silaturahmi, dan kegiatan sosial.

Baca Juga:  Jadi Saksi Nikah di Lokasi MTQ, Rico Waas : Jadilah Keluarga Sakinah, Mawaddah dan Warahmah

Penguatan kehidupan keagamaan tersebut sejalan dengan Gerakan Deli Serdang Mengaji yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperkuat pemahaman keagamaan, serta membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat.

Lom Lom mengapresiasi BKM Nurul Hidayah dan masyarakat yang telah menjadikan kegiatan keagamaan sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan. Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh dan memberi dampak dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Luar Biasa ! Lima Kali Berturut-turut Pemko Medan Dapat Opini WTP

Sementara itu, Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Asniar Lom Lom Suwondo, berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi mendorong masyarakat untuk semakin mencintai Rasulullah SAW dan menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mendorong masjid menjadi ruang yang terbuka untuk kegiatan pembinaan keagamaan, pendidikan, pemberdayaan, dan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat. (Srw/rel)