MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ameriza Ma’ruf Moesa mengatakan pertumbuhan ekonomi Sumut pada Triwulan II-2026 berhasil menyentuh angka 5,06% (yoy), sebuah pencapaian tertinggi dalam beberapa kuartal terakhir.
Dalam pemaparannya yang turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Iman Gunadi, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumut, Yovvi Sukandar dan Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II (DJPB Sumut), Edy Purwanto tersebut Ameriza juga menguraikan kalau konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,10%, dan menjadi motor utama yang digerakkan oleh terjaganya daya beli masyarakat.
“Investasi fisik (PMDN dan PMA) di berbagai kawasan ekonomi strategis Sumut turut memperkokoh fondasi ekonomi kuartal ini, “ungkapnya seraya menambahkan agenda berskala nasional dan internasional di Sumut seperti perhelatan olahraga, festival budaya serta konser musik, sukses mendatangkan arus wisatawan dan meningkatkan keterisian hotel.
Selain masih dijelaskannya, kalau sektor perdagangan menjadi penyumbang andil pertumbuhan tertinggi sebesar 1,85% , sementara sektor pertanian tetap kokoh sebagai penopang utama dengan kontribusi 24,45% terhadap total PDRB Sumut.
Menutup pemaparannya pada Bincang Bareng Media (BBM) di Easy Eats Cafe Jalan Sriwijaya, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jumat (7/8/2026) siang tadi, Ameriza menyatakan BI Sumut memprakirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2026 akan stabil di kisaran 4,9% hingga 5,7% (yoy).
Namun ia tetap mengingatkan pentingnya penguatan hilirisasi komoditas unggulan dan mitigasi risiko global demi mengantisipasi fluktuasi harga komoditas ekspor di pasar internasional. (Srw)

