MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Politisi PDI Perjuangan Kota Medan, Wong Chun Sen menilai eforia final Piala Dunia ini harus menjadi suntikan inspirasi bagi ekosistem sepak bola di Indonesia, khususnya Kota Medan.

Menurutnya saat ditanya wartawan, Senin (20/7/2026) atmosfer kompetisi elite dunia ini harus ditularkan ke tingkat lokal melalui masifnya turnamen antar-klub di berbagai penjuru Medan guna menjaring talenta-talenta muda yang andal.

Tentu saja, hal ini memerlukan sinergi kuat antara DPRD, Pemko Medan, serta dukungan penuh dari para pecinta dan donatur sepak bola.

Keyakinan tersebut, lanjut Wong, sangat beralasan mengingat sejarah emas yang pernah diukir oleh PSMS Medan. Klub berjuluk Ayam Kinantan ini dulunya pernah disegani di kancah nasional hingga internasional berkat talenta murni anak-anak lokal Medan.

Rekor Emas PSMS di Kancah Internasional

Berdasarkan catatan sejarah persepakbolaan nasional, PSMS Medan merupakan klub Indonesia pertama yang tampil di ajang AFC Champions Cup (kini Liga Champions Asia) pada tahun 1970.Pada era kejayaan tersebut, PSMS sukses menembus babak semifinal setelah membungkam tim kuat asal Thailand, Police FC, dengan skor telak 4-0.

“Kenapa dulunya bisa, sekarang harus bisa?. Anak-anak Medan punya sejarah besar membawa nama harum kota ini tidak hanya di kancah nasional, tapi juga internasional,” ujar politisi PDI-P yang juga Ketua DPRD Medan serta suporter setia Ayam Kinantan tersebut. (***/Rel)