MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Kota Langsa kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Medan, Rabu (01/07/2026), Kota Langsa dinobatkan sebagai salah satu “Kota dengan Lompatan Besar” atas keberhasilannya mencatat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan.

Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat” dan dihadiri para kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai ajang berbagi praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dalam pemaparan yang disampaikan pada forum tersebut, Kota Langsa tercatat sebagai salah satu dari tujuh kota di Indonesia yang mampu membukukan laju pertumbuhan PAD di atas 30 persen selama periode 2022–2024.

Berdasarkan data yang dipresentasikan, Kota Langsa mencatat pertumbuhan PAD sebesar 37,62 persen, menempatkannya bersama Kota Tanjungbalai, Parepare, Lubuk Linggau, Bima, Denpasar, dan Subulussalam sebagai daerah dengan peningkatan pendapatan asli daerah yang paling menonjol.

Tidak hanya itu, Langsa juga masuk dalam kategori “Kota dengan Lompatan Besar”, yaitu kelompok kota yang memiliki kapasitas fiskal relatif terbatas dengan PAD di bawah Rp.500 miliar, namun mampu mencatat pertumbuhan pendapatan yang tinggi melalui inovasi, reformasi birokrasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan.

Dalam paparan tersebut dijelaskan bahwa keberhasilan kota-kota pada kategori ini ditopang oleh sejumlah faktor utama, antara lain reformasi kelembagaan dan penguatan sumber daya manusia berbasis integritas dan kinerja, digitalisasi sistem pembayaran serta pelaporan pajak untuk meningkatkan efektivitas penerimaan, kolaborasi lintas sektor, edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kepatuhan, serta kepemimpinan kepala daerah yang aktif, konsisten, dan berorientasi pada evaluasi berkelanjutan.

Capaian ini menjadi bukti bahwa upaya Pemerintah Kota Langsa dalam memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel telah mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Masuknya Kota Langsa dalam kategori “Kota dengan Lompatan Besar” pada Rakernas APEKSI 2026 sekaligus menunjukkan bahwa daerah dengan kapasitas fiskal yang terbatas tetap mampu mencatat kemajuan yang signifikan apabila didukung oleh inovasi, kolaborasi, serta kepemimpinan yang visioner dan berkomitmen terhadap pembangunan daerah. (AA)