MADIUN |MIMBARRAKYAT.CO.ID – Seorang pemuda warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur ditemukan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (09/06/2026).
Jasad korban pertama kali ditemukan menggantung dengan seikat tali yang terkait pada dahan sebuah pohon, di sebuah kebun di samping rumah salah seorang saudara korban.
Korban diketahui bernama Kurniawan (33 ) yang kesehariannya dikenal sebagai pekerja serabutan. Korban dikenal warga kampungnya sebagai pemuda yang tidak suka berbuat negatif.
Saat pertama kali ditemukan saudara korban sendiri, Agus Pitoyo yang hendak membuang sampah, kondisi korban bertelanjang dada, mengenakan celana pendek warna putih dan tanpa beralas kaki.
Kekagetan Agus mendapati jasad menggantung, langsung berteriak memberitahukan kepada khalayak kampungnya.
Masyarakat setempat yang mendengar pun, sontak berbondong menuju lokasi kejadian untuk memastikan apa gerangan yang terjadi.
“Ya saya tidak sengaja menemukan korban menggantung di pohon itu. Kan niat saya mau membuang sampah. Kok ada orang menggatung, yang ternyata saudara saya sendiri. Saya langsung teriak-teriak minta tolong warga,” ujar Agus.
Warga setempat dan petugas kepolisian langsung berupaya melakukan evakuasi tubuh korban dari ‘tiang gantungan’.
Jasadnya diletakkan di lokasi yang aman, sambil menunggu pemeriksaan pihak berwajib. Isu yang beredar menyebut, kenekatan korban mengakhiri hidupnya lantaran niatnya menikahi seorang janda tidak mendapat restu dari orang tuanya.
Namun isu tersebut belum mendapat konfirmasi dari sumber yang kompeten.
Kepala Desa Bukur, Ratna Detaria Diyandari, kepada koresponden membenarkan salah seorang warganya ditemukan tewas gantung diri. Dikatakannya, korban masih perjaka dan bekerja sebagai tenaga serabutan.
“Iya itu warga saya. Yang menemukan saudaranya sendiri saat bermaksud membuang sampah. Dia masih perjaka dan bekerja sebagai tenaga serabutan. Kita menyaksikan bahwa itu betul-betul bunuh diri. Sudah diperiksa petugas Puskesmas dan pihak kepolisian,” kata Ratna.
Jasad korban sudah diperiksa tim medis Puskesmas setempat, termasuk diketahui petugas Polsek Jiwan. Pada diri korban tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan.
Lantaran tidak ditemukan hal yang mengarah kriminalitas, jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarganya, untuk segera dimakamkan di pemakaman di wilayah desanya. (***)

