MAGETAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Tiga kendaraan masing-masing mobil Ayla, mobil boks dan pemotor Vixion terlibat tabrakan di jalur Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (29/05/2026).

Dalam peristiwa tragis itu, pengemudi sepeda motor Vixion tewas di tempat, dengan kondisi luka mengenaskan di sejumlah anggota tubuhnya.

Insiden yang terjadi di sekitar lokasi Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Dupak itu tergambarkan berlangsung dahsyat. Betapa tidak, mobil boks sampai berbalik arah dari posisi semula, kemudian menerjang pengendara motor, dan baru berhenti setelah terguling miring ke kiri.

Tiga kendaraan yang terlibat tabrakan masing-masing mobil Ayla Nopol AE 1618 VL yang dikemudikan Hanes (32) warga Desa Bogem, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan berpenumpang seorang Balita (3 ) berinisial HMB.

Kemudian mobil boks Nopol AD 8608 RA dikemudikan THS (62) warga Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah dengan seorang kernetnya berinisial MN (32) warga Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Serta sepeda motor Vixion yang dikemudikan seorang pria yang belum diketahui identitasnya, terdapat warga yang menduga sebagai warga Desa Sangen, Kabupaten Madiun.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Aditya kepada wartawan menuturkan, saat kejadian, dia dan beberapa temannya tengah ngobrol di sebuah tempat di dekat gereja.

Tak lama kemudian, dia terkagetkan suara benturan keras disertai teriakan riuh bersahutan para pengguna jalan.

Dikatakan Aditya sejauh yang diketahuinya, mobil boks yang dikemudikan THS meluncur dari arah Barat dalam kecepatan tinggi. Sementara dari arah berlawanan (Timur) melesat Ayla warna kuning terang yang dikemudikan Hanes.

Posisi sepeda motor Vixion belum diketahui dari mana arah meluncurnya. Namun, menilik posisi ambruknya kendaraan yang mengarah ke Barat persis di sisi kepala mobil boks, diduga motor tersebut bergerak dari Timur membuntuti laju mobil Ayla.

Saat berada di lokasi kejadian, kedua kendaraan roda empat tersebut sama-sama mengambil jalan terlalu ke kanan. Sehingga saat berada di titik papasan, kedua pengemudi kendaraan tersebut tidak sanggup lagi mengantisipasi tabrakan.

“Jadi boks dari Barat, Ayla dari Timur. Tapi keduanya itu bergerak pada posisi sama-sama terlalu ke kanan. Otomatis ya tabrakan. Saking kerasnya laju boks, mobil itu sampai berbalik arah, dari yang harusnya Timur menjadi ke Barat. Untuk Vixion saya tidak tahu dari mana arahnya. Tapi mungkin dari Timur. Yang pengemudi Ayla itu orang Bogem dekat sini saja,” ujar Aditya.

Ditambahkannya, pengemudi motor langsung meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi dan kernet boks, serta pengemudi mobil Ayla dan Balitanya mengalami luka ringan.

Para korban terluka langsung ditolong warga sekitar, dan dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD dr. Sayidiman Magetan.

Di rumah sakit yang sama korban tewas juga dikirim untuk mendapat perawatan mayat. Aparat kepolisian lalu lintas setempat langsung mengevakuasi bangkai ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan.

Pihaknya juga memintai keterangan sejumlah saksi mata, termasuk para pengemudi yang terlibat kecelakaan.

Guna memastikan penyebab terjadinya insiden maut itu, polisi masih mengumpulkan data dan menyelidiki kasusnya. (***)