MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh mengatakan, hingga Desember 2025 jumlah total investor syariah mencapai 217.157 orang, meningkat dari 169.397 investor pada 2024.

Dari jumlah tersebut, investor syariah aktif tercatat 43.135 orang per akhir 2025, naik dibandingkan 30.979 orang pada tahun sebelumnya.‎

Sepanjang 2025, transaksi investor syariah tercatat sebesar Rp 11,2 triliun, meningkat dari Rp 5,5 triliun pada 2024. “Dari 217 ribu investor syariah itu, transaksinya sudah mencapai Rp 11,2 triliun,” sebutnya yang digelar online, Kamis (26/2/2026).

Dari sisi volume perdagangan masih dikatakannya, investor syariah membukukan transaksi sebanyak 30,6 miliar saham dengan frekuensi mencapai 2,7 juta kali transaksi sepanjang tahun 2025.

Hingga Desember 2025, jumlah saham syariah tercatat sebanyak 672 saham dari total 956 saham yang tercatat di BEI. Kapitalisasi pasar saham syariah juga tercatat meningkat jadi Rp 8,97 triliun.

“Tahun kemarin itu ISSI mengalahkan 5 besar indeks syariah global lainnya, itu 43 persen. Tertinggi di beberapa indeks syariah global yang sering jadikan rujukan di Islamic Finance,” kata dia.

Irwan menyebut capaian pasar modal syariah sepanjang 2025 sebagai rekor tertinggi atau all-time high (ATH) bagi industri keuangan syariah nasional.“2025 ini salah satu yang kalau anak-anak investor muda sekarang bilang ATH,” lanjut Irwan. (***)