TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Habunuha melaksanakan program Posyandu Lansia, posbindu PTM dan Posyandu balita serta ibu hamil.
Kegiatan ini bertujuan agar kesehatan masyarakat dapat terdeteksi sejak dini jika ditemukan gejala penyakit yang sering diidap oleh kebanyakan masyarakat.
Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap bulan, pertama di awal bulan. Pada bulan ini Pemerintah Desa Habunuha telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, Sabtu (6/12/2025) yang berfokus di Aula Desa Habunuha mulai pukul 08.00 WIT hingga pukul 11.00 WIT.
Posyandu Lansia merupakan Pos Pelayanan Terpadu untuk masyarakat usia lanjut 60 tahun keatas yang merupakan warga Desa Habunuha.
Kegiatan ini merupakan suatu fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di Desa Habunuha yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khusunya bagi warga yang sudah berusia lanjut.
Posbindu PTM sendiri merupakan Pos Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular yang diperuntukkan bagi masyarakat usia 15 tahun sampai dengan 59 tahun.
“Strategi dari Kementrian Kesehatan ini adalah salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat yang sekaligus promotif dan preventif dalam menanggulangi penyakit tidak menular, ”ujar Johra, Minggu (7/12/2025).
Penyakit tidak menular ini di antaranya Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, Obesitas, Penyakit jantung, asam urat tinggi, kolesterol tinggi, gangguan akibat kecelakaan, tindak kekerasan dan lain-lain.

Melalui kegiatan Posbindu inilah dapat dilakukan pengecekan berkala untuk kategori penyakit tidak menular seperti yang sudah disebutkan di atas.
“Harapannya adalah masyarakat dapat melakukan pengobatan lanjutan di Puskesmas/Klinik Pengobatan terdekat apabila ada indikasi mempunyai keluhan,,”imbuhnya.
Sedangkan seperti yang kita ketahui, Posyandu Balita adalah untuk anak-anak mulai usia 0 bulan sampai dengan usia 60 bulan atau 5 tahun.
Kegiatan ini meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan serta lingkar kepala untuk melakukan deteksi dini jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kelainan tumbuh kembang Balita serta Balita kurang gizi, gizi buruk, dan stunting.
Pentingnya membawa Balita ke Posyandu Balita adalah orang tua dapat memantau langsung tumbuh kembang anak, serta dapat berkonsultasi langsung dengan petugas kesehatan yang mendampingi kegiatan Posyandu Balita.

Selain itu, dalam kegiatan Posyandu Balita juga dapat membantu pemenuhan gizi anak dengan pemberian Makanan Pendamping Tambahan (PMT).
Masyarakat sangat antusias dalam kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara terus menerus secara rutin, agar bisa melakukan pengecekan kesehatan dasar gratis seperti cek berat badan, tinggi badan dan tensi darah.
“Tidak hanya di situ saja, masyarakat yang ikut serta dan terdeteksi mengalami keluhan sakit juga mendapatkan obat gratis dari Puskesmas,”pungkas Pj Kades, Johra Jainahu. (Bumay)

