ACEH TIMUR | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Derap langkah gagah para prajurit dan semangat patriotisme membahana di halaman Kompi Senapan A Yonif 111/KB, Dusun Baro Jaya, Desa Gampong Keude, Kecamatan Peudawa, Rabu (16/07/2025).
Pada pukul 09.00 WIB, suasana khidmat menyelimuti prosesi upacara penyambutan resmi kedatangan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) 853/Bawar Reje Bur (BRB) yang akan mengemban tugas pengabdian di wilayah Kabupaten Aceh Timur.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Timur, T Zainal Abidin SPd.I, MH yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas semangat pengabdian para prajurit TNI yang tergabung dalam YTP 853/BRB.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh prajurit YTP 853/Bawar Reje Bur. Terima kasih atas kesediaan dan kesiapan para kesatria bangsa untuk menjaga kedaulatan, memperkuat pertahanan dan mendukung pembangunan di wilayah kami,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran YTP 853/BRB bukan sekadar representasi kekuatan militer, namun juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan infrastruktur.
Hal ini sejalan dengan visi pembangunan nasional untuk memperkuat Indonesia dari pinggiran.
Upacara ini turut dipimpin oleh Mayor Inf Ilham Panji Damyonif TP 853/BRB selaku Komandan Upacara, dan Kapten Inf Said Muhammad (Pasi Pers Kodim 0104/Atim) sebagai Perwira Upacara.
Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda, Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, SH MM, perwakilan Ketua PN Idi, Azlan Syahrozi Daulay SH, Kasubsi Perdata dan TUN Kejari Aceh Timur, Adam Alfatta SH, Para Pasi Kodim 0104/Atim, Danki Senapan A Yonif 111/KB, Danramil 16/Peudawa, Danunit Intel Kodim 0104/Atim, Kapolsek Peudawa, Wadanpos Lanal Idi, dan Camat Peudawa Rayeuk.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Novi Widyanto, SE, mengutarakan sesuai arahan Pangdam IM bahwa kehadiran Yon TP 853/BRB adalah energi baru bagi Aceh Timur.
“Kami menyambutnya dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan di wilayah ini,” ujarnya.
Dandim juga menegaskan, sinergi antara prajurit dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam membangun bangsa dari akar rumput.
TNI tidak hanya hadir sebagai benteng pertahanan, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan sahabat rakyat dalam mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
Upacara penyambutan berlangsung lancar, penuh semangat kebangsaan dan kekhidmatan.
Momentum ini menegaskan kembali peran strategis TNI dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, serta membangun harapan baru di tanah perbatasan. (Aulia A)

