TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Setelah resmi dilantik, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerap informasi serta memetakan program kerja prioritas masing-masing instansi.

Tak hanya berhenti di lingkup internal, Bupati Sashabila juga melakukan kunjungan dan konsultasi langsung dengan sejumlah instansi teknis di Provinsi Maluku Utara.

Beberapa di antaranya yakni Balai Sumber Daya Air, Universitas Khairun Ternate untuk menindaklanjuti program pendidikan dokter, Kantor PLN Ternate, serta pertemuan bersama Vice President Telkomsel wilayah Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

Baca Juga:  Warga Medan Barat Antusias Ikuti Safari Ramadan Pemko Medan

Selain itu, Bupati turut menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2024.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pulau Taliabu, Basiludin Labesi seluruh pertemuan yang dilakukan di Ternate langsung ditindaklanjuti oleh Bupati ke kementerian terkait di Jakarta.

“Hasil dari pertemuan dengan instansi teknis di provinsi langsung ditindaklanjuti oleh Ibu Bupati ke kementerian masing-masing di Jakarta. Ini merupakan bagian dari upaya percepatan realisasi program 100 hari kerja,” ujarnya Selasa (3/6/2025).

Baca Juga:  Rico Waas Beri Ruang Untuk Semua Anak

Ia menambahkan, pihaknya turut mendampingi seluruh rangkaian pertemuan Bupati, baik di tingkat provinsi maupun pusat, guna memastikan koordinasi berjalan lancar dan respons kementerian bisa diperoleh secepatnya.

Dengan strategi ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu menargetkan berbagai program prioritas, mulai dari pendidikan, infrastruktur dasar, hingga layanan digital dan kelistrikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga:  Rico Waas Perkuat Perlindungan Pekerja, 40 Ribu Pekerja Informal Terdaftar BPJS

“Karena itu, kami mendorong seluruh OPD di daerah agar bergerak cepat merespons arahan Ibu Bupati, terutama dari hasil pertemuan-pertemuan penting tersebut. Langkah cepat dan konkret dibutuhkan untuk mempercepat pelaksanaan program strategis yang telah dirancang,” pungkas Basiludin. (Bumay)