MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Perhubungan Sumatera Utara (Dishub Sumut) bersama instansi terkait menggelar rampcheck dua tahap yakni pada 25-27 Februari dan 22-24 Maret 2025 di sejumlah terminal utama dan pelabuhan penyeberangan di Sumut.

Dari 690 kendaraan yang diperiksa, 322 unit butuh perbaikan sebelum diizinkan kembali beroperasi.

Sementara seluruh kapal yang diperiksa, semuanya dinyatakan laik layar. Selain itu, 18 sopir angkutan jalan dan satu awak kapal terdeteksi positif narkoba setelah menjalani tes urine.

Baca Juga:  Rehabilitasi Lahan Sawah di Deli Serdang Titik Balik Ketahanan Pangan di Sumut

“Kepada para operator angkutan, kami sampaikan, kendaraan-kendaraan yang direkomendasikan peringatan perbaikan harus segera diperbaiki untuk mencegah kecelakaan selama arus mudik. Begitu juga sopir-sopir yang terindikasi narkoba akan menjalani asesmen oleh BNN sampai selesai, sebelum diizinkan kembali bekerja,” Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan kepada wartawan di Kota Medan, Rabu (26/03/2025).

Rampcheck kendaraan angkutan jalan dilakukan di Terminal Pinang Baris, Amplas, Lubuk Pakam, Kabanjahe, dan Padang Bulan Rantauprapat.

Baca Juga:  Karya Kreatif Sumatera Utara Tahun 2026 Berhasil Capai Business Matching Perdagangan Sebesar Rp 83 Miliar

Sedangkan pemeriksaan kapal dilakukan di Dermaga Tao Toba, ASDP Ajibata, Tomok Tour, Tiga Raja, Pariwisata Ops Marihat Permai, Tiga Ras, Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu Balige dan Pelabuhan Muara Taput.

Selain pengecekan kendaraan, tim gabungan juga melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan bagi sopir angkutan dan awak kapal untuk memastikan mereka dalam kondisi prima saat mengemudi/berlayar.

Dishub Sumut bersama instansi terkait juga merencanakan rampcheck tahap III pada 5-7 April 2025, yang mencakup inspeksi langsung ke pool bus pariwisata.

Baca Juga:  Bupati Sashabila Mus Ingatkan OPD di Taliabu Agar Setiap Rupiah Harus Bisa Disesuaikan Dengan Kebutuhan Masyarakat

Pemeriksaan ini melibatkan berbagai instansi, seperti Ditlantas Polda Sumut, Dinas Kesehatan, BNN, Jasa Raharja, Organda, dan KSOP Danau Toba guna memastikan kesiapan moda transportasi menjelang arus mudik.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan untuk memastikan kendaraan angkutan jalan yang beroperasi dalam kondisi laik jalan dan kapal penyeberangan Danau Toba laik berlayar demi keselamatan dan kenyamanan pemudik selama Lebaran 2025,” pungkas Agustinus. (Red)