MEDAN| MIMBARRAKYAT.CO.ID – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi, Senin (31/8/2026) pagi ini, dan status Gunung Sinabung pun naik dari Waspada menjadi Siaga.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution mengimbau masyarakat agar tetap waspada. “Saat ini sudah level III, Siaga, kami dari provinsi tentunya mengimbau masyarakat tetap waspada, hati hati, terutama tentang kesehatan dan keamanan di jalan,” kata Bobby Nasution di Kantor Gubsu, Senin (31/8/2026).
Pemprov Sumut disebut telah membawa 15 ribu masker kepada masyarakat di sana. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan untuk membersihkan tumpukan abu vulkanik.
“Kami dari pemerintah provinsi tadi siang begitu erupsi sudah membawa 15 ribu masker dan juga tadi sama Pak Bupati akan stanby damkar untuk membersihkan titik-titik krusial debunya agar tidak terlalu menumpuk,” ujarnya.
Bobby menjelaskan jika kegiatan belajar belum diliburkan karena masih memantau kondisi terbaru. Jika aktivitas Gunung Sinabung terus meningkat, pembelajaran bakal diterapkan jarak jauh.
“Kita lihat satu hari ini, kalau misalnya debu memang mengarah seluruhnya ke Berastagi, tidak diliburkan, tapi dibuat pembelajaran jarak jauh,” ucapnya.
Bupati Karo Antonius Ginting menyebutkan jika radius 4,5-5 kilometer sudah dilarang untuk beraktivitas. Hingga saat ini, tercatat belum ada pengungsi.
“Untuk radius 4,5 sampai 5 kilometer sudah dilarang untuk beraktivitas, belum (ada pengungsi),” sebut Antonius Ginting.
Sebelumnya diberitakan, Penanggung Jawab Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan jika erupsi terjadi pukul 10.17 WIB. Erupsi masih berlangsung hingga siang ini.
“Erupsinya tadi jam 10.17 WIB dan sampai saat ini masih erupsi berupa abu vulkanik,” kata Armen Putra saat dihubungi, Senin (31/8/2028).
Ketinggian kolom abu disebut mencapai 3.500 meter di atas puncak Gunung Sinabung. Semburan abu vulkanik mengarah ke Kecamatan Berastagi.”Timur Tenggara ke arah Berastagi sama Gunung Sibayak,” ucapnya. (**)

