MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika.

Kali ini, petugas gabungan BNNP Sumut menggelar operasi sapu bersih narkoba di kawasan Jalan Aluminium Raya Gang Impian, Kota Medan, Provinsi Sumut yang selama ini kerap diresahkan masyarakat sebagai salah satu basis peredaran narkoba, Senin (25/5/2026).

Dimana penggerebekan tersebut sempat diwarnai ketegangan. Menyadari kedatangan petugas, sejumlah pemuda yang diduga menjadi mata-mata jaringan pengedar langsung berhamburan melarikan diri ke arah gang-gang sempit dan pemukiman padat penduduk.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK SH MH yang diwakili oleh Kabid Pemberantasan Dldan Intelijen BNNP Sumatera Utara, Kombes CP Sinaga SIK MH menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan berdasarkan laporan valid dari masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan maraknya transaksi narkoba terang-terangan di wilayah tersebut.

Dimana BNNP Sumatera Utara merespons cepat keluhan warga. “Jalan Aluminium Raya Gang Impian ini sudah menjadi target operasi kami berdasarkan hasil penyelidikan mendalam dan tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi para pelaku narkoba di Sumatera Utara, “terangnya.

Dari hasil penyisiran di beberapa lapak yang diduga kuat sebagai tempat transaksi dan penggunaan sabu, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 16 orang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap ini.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti krusial di lokasi kejadian. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi beberapa paket klip transparan berisi narkotika jenis sabu siap edar, puluhan alat hisap sabu (bong), sejumlah telepon genggam yang digunakan untuk transaksi komunikasi.

“Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke markas BNNP Sumut untuk menjalani pemeriksaan intensif, tes urine, guna pengembangan kasus lebih lanjut untuk memburu bandar besar di atasnya. BNNP Sumut juga mengimbau warga agar tidak takut untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka demi menciptakan Medan yang bersih dari narkoba, “imbuhnya. (sarwo/rel)