BATAM | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Media Gathering ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dengan 15 media, Rabu – Jumat (29/4/2026- 1/5/2026).

Selain mengunjungi Jembatan Barelang, Rabu (29/4/2026) petang, pada kegiatan itupun tepatnya keesokan harinya, Kamis (30/4/2026) siang, rombongan berkesempatan mendatangi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP).

Di situ, selain mendapatkan pemaparan tentang Nongsa Digital Park yang kini telah memberikan/menyumbang ke APBD Pemda setempat yang nilainya mencapai puluhan triliun Rupiah tersebut.

Rombongan juga dikenankan oleh pimpinan NDP Batam, Pieter untuk melihat secara langsung lokasi syuting film dan proses pembuatan film animasi yang mereka produksi sendiri tersebut.

Di samping itu kegiatan juga diisi dengan pemaparan tentang stabilitas sektor jasa keuangan di Sumatera Utara (Sumut) yang sampaikan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Sumut, Khairul Muttaqien.

Dijelaskan Khairul Muttaqien, kinerja sektor jasa keuangan di Sumatera Utara (Sumut) tetap menunjukkan pertumbuhan positif meski dihadapkan pada dinamika geopolitik global dan perlambatan ekonomi.

Kepala OJK Sumatera Utara ini juga mengatakan kondisi ekonomi sepanjang 2025 memang mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari berakhirnya momentum Pekan Olahraga Nasional 2024 hingga dampak bencana hidrometeorologi.

“Memang pertumbuhan 2025 lebih rendah dibanding 2024. Namun, secara umum ekonomi Sumatera Utara masih cukup resilien,” sebutnya.

Memasuki triwulan pertama 2026, aktivitas ekonomi mulai terbantu oleh momentum Ramadan dan Idulfitri, meskipun perputaran ekonomi tidak setinggi tahun sebelumnya.

Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggi ditopang oleh lapangan usaha jasa perusahaan, transportasi, serta sektor perkebunan.

“Sementara dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa menjadi kontributor utama, diikuti konsumsi rumah tangga, “tutupnya. (Sarwo)