PIDIE JAYA| MIMBARRAKYAT.CO.ID – Stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh ikut memeriahkan arena pameran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVI Tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di Kabupaten Pidie Jaya.

Sejak dibuka secara resmi oleh Gubernur Aceh, stand dari Kabupaten di Pantai Timur Aceh ini menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian pengunjung.

Beragam produk unggulan khas Aceh Timur dipamerkan di stand tersebut, mulai dari tikar ambal, tikar duduk, sarung bantal kursi, kotak tisu, tikar tujuh lapis, kain motif pucok reubong, jilbab motif Aceh Timur, hingga kain tenun tradisional.

Baca Juga:  Kodim 0104/Atim Gelar Acara Purna Tugas Mayor (Inf) M Kaoy : Wujud Dedikasi Prajurit

Koordinator stand, Nurmasyita mengatakan bahwa antusiasme pengunjung terhadap produk lokal Aceh Timur cukup tinggi.

Sejumlah produk anyaman pandan seperti tikar dan tas bahkan laris manis dibeli oleh pengunjung sejak hari pertama pameran.

“Alhamdulillah, produk kita banyak diminati. Banyak pengunjung yang kagum dengan motif dan kualitas anyaman khas Aceh Timur,” ujar Nurmasyitah, Rabu (05/10/2025).

Baca Juga:  OJK Dorong Penguatan Pembiayaan dan Ekosistem Industri Tekstil dan Produk Tekstil Nasional

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Timur, T Zainal Abidin, SE, M.Si, bersama Wakil Ketua Dekranasda, Ny Erni Handayani T Zainal Abidin, SKeb turut meninjau langsung stand Dekranasda Aceh Timur di area pameran MTQ Pidie Jaya.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup menyampaikan apresiasi kepada para pengrajin yang terus mempertahankan nilai-nilai tradisi dalam karya mereka.

Baca Juga:  Milad Ke-50 MUI Sumut, Wagub Surya Berharap Jadi Momentum Menyusun Langkah Strategis ke Depan

“Ini sebuah kebanggaan di tengah arus perkembangan zaman, karya-karya tradisional kita masih diminati. Semoga produk kerajinan Aceh Timur semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar T Zainal Abidin.

Pameran ini menjadi momentum penting bagi Dekranasda Aceh Timur untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota yang hadir dalam perhelatan MTQ tingkat Provinsi Aceh tersebut. (AA)