MADIUN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi yang menjadi pemersatu bangsa Indonesia. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kasi Intel Korem 081/DSJ, Letkol Inf Leo Eustatius Paurakan usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan, Kota Madiun, Kamis (1/10/2026).
Bagi prajurit TNI, menurutnya, pengamalan Pancasila tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian, serta komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Prajurit TNI harus menjadi bagian dari solusi dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Pamen TNI AD itu menambahkan, tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara terus berkembang. Karena itu, semangat persatuan dan gotong royong yang terkandung dalam Pancasila harus terus diperkuat.
“Semangat persatuan jangan sampai luntur di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun bangsa,” tegasnya.
Letkol Leo juga berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat menjadi pengingat bahwa hanya ideologi Pancasila yang sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
“Hanya nilai-nilai luhur Pancasila yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sudah semestinya kita terus menjaga ideologi ini dan tentunya juga mengamalkannya,” tegasnya.
Selain di satuan, personel Korem 081/DSJ juga melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.
Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan situs bersejarah yang menjadi pengingat atas peristiwa pemberontakan dan kekejaman PKI di Madiun pada tahun 1948. (Rel)

