MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Triyoga Laksito menyampaikan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di Sumatera Utara tetap terjaga dengan pertumbuhan yang positif. ‎

Hal itu dapat dilihat berdasarkan kinerja bank umum pada periode Bulan Juli 2026.‎ Dimana aset Bank Umum Sumatera Utara terus bergerak naik dan mencapai Rp 371,1 triliun pada Juli 2026.

Baca Juga:  Emilda Sulasmi Berharap Momentum Harkitnas 2026 Dapat Menjadikan Generasi Muda Sebagai Subjek Utama Pembangunan Bangsa

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kapasitas perbankan di Sumut masih berkembang meskipun tidak terlalu agresif. Bahkan kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) serta penyaluran kredit yang terus berekspansi ke sektor-sektor produktif, “terangnya saat menggelar kegiatan Media Talk bersama insan pers di Gedung Kantor OJK Sumut Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Provinsi Sumut, Selasa (22/9/2026) sore tadi.‎

Baca Juga:  Redmi 15C Resmi Hadir di Indonesia

“DPK juga mengalami peningkatan menjadi Rp 345,6 triliun, tumbuh 4,29% YoY. Ini menggambarkan bahwa kepercayaan masyarakat untuk menyimpan dana di perbankan masih terjaga. Kemudian Kinerja kredit tumbuh lebih tinggi dibandingkan aset dan DPK, yaitu sebesar 7,67% YoY menjadi Rp 332,6 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa perbankan masih aktif menyalurkan pembiayaan ke masyarakat dan dunia usaha, “imbuhnya.‎

Baca Juga:  Ketua Penggerak PKK Aceh Timur Mengapresiasi Medco E&P Dalam Pemberdayaan Ibu dan Anak 

Dalam pertemuan Media Talk itu, Triyoga Laksito juga menjelaskan OJK Provinsi Sumut telah telah melaksanakan kegiatan‎literasi kepada Lembaga Pendidikan, UMKM, Kaum difabel dan masyarakat luas.

‎”Untuk edukasi dan literasi keuangan sampai dengan Agustus 2026, OJK Provinsi Sumut telah melakukan 406 kegiatan literasi dengan jumlah pesertanya mencapai 160 ribu orang, “paparnya mengakhiri penjelasannya. (Srw)