TALIABU| MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan tim survei Program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Anggaran 2026.

Survei ini menjadi tahapan krusial dalam upaya pengembangan kawasan pesisir berkelanjutan demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat nelayan setempat.

Langkah persiapan dilakukan melalui koordinasi intensif lintas perangkat daerah, mulai dari dinas perikanan, dinas pekerjaan umum, hingga instansi terkait lainnya.

Selain kesiapan teknis, pemerintah daerah telah menyusun data pendukung yang komprehensif, mencakup profil sosial-ekonomi warga, potensi sumber daya perikanan, serta kondisi infrastruktur dasar di lokasi sasaran.

Bupati Sashabila Widya L Mus menyampaikan, kehadiran tim survei merupakan momentum strategis untuk mempercepat pembangunan kawasan nelayan agar lebih modern, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.

Olehnya itu, Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh guna memastikan seluruh proses verifikasi di lapangan berjalan tanpa hambatan.

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar proses survei berjalan lancar.

“Kami berharap program ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat nelayan,” kata Bupati Sashabila Mus, Kamis (9/4/2026).

Bupati memaparkan, tim survei yang akan turun ke lapangan terdiri dari para ahli dan pejabat dari berbagai instansi pusat.

Mereka adalah Karto Pulung dari Direktorat Pengelolaan Sumber Daya Ikan (DJPT), Subhechanis Saptanto dari Pusat Kebijakan Strategis Sekretariat Jenderal, serta Herman Ahmad Musa dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon (BPPSDMKP).

Selama masa peninjauan, para anggota tim dijadwalkan melakukan verifikasi data sekaligus berdialog langsung dengan warga pesisir.

“Hasil dari kajian lapangan ini nantinya menjadi landasan utama bagi Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dipimpin oleh Ridwan Mulyana dalam menetapkan kebijakan perencanaan pembangunan ke depan,”terangnya.

Terkait hal tersebut, Bupati Sashabila Widya L Mus mengimbau seluruh lapisan masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah pesisir, untuk kooperatif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan tim selama proses survei berlangsung.

Keberhasilan program ini diyakini bergantung pada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Melalui integrasi kebijakan tersebut, Program Kampung Nelayan Merah Putih 2026 dapat beroperasi secara optimal. Target jangka panjangnya adalah menciptakan transformasi signifikan pada sektor kelautan dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi di Pulau Taliabu,”tutupnya. (Bumay)