MEDAN | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Gedung Delitua Center, Jalan Delitua, Kecamatan Delitua, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (21/2/2026) kemarin terekam kamera dan viral di Media sosial (Medsos).

Aksi kejahatan di siang bolong itupun membuat korban yang masih berusia remaja tersebut harus kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 yang diparkirannya di pelataran Delitua Centre.

Dalam rekaman itu terlihat korban baru saja meninggalkan sepeda motornya di parkiran. Lalu dua orang pelaku datang menghampiri sepeda motor milik korban tersebut.

Merasa situasi aman, kedua pelaku ini diduga membagi tugas, satu berjaga di atas sepeda motor dan satu pelaku lainnya beraksi mematahkan stang kunci sepeda motor milik korban dengan menggunakan alat kunci letter T.

Berdasarkan dari rekaman video itu, pelaku berhasil menghidupkan dan langsung membawa kabur sepeda motor milik korbannya.

Salah seorang warga yang mengaku bernama Aneka saat ditanya wartawan membenarkan adanya kejadian pencurian sepeda motor di Delitua Center, dimana korbannya merupakan pengunjung yang datang ke lokasi untuk menghadiri acara keluarga Silalahi.

“Jadi tempat parkiran ini sebenarnya sudah aman, namun ada pengunjung yang menghadiri kegiatan keluarga Silalahi ini merasa ada ketinggalan barang di rumah. Jadi disuruh anaknya untuk mengantar barang tersebut dan diparkirkanlah sepeda motornya itu lalu korban masuk ke dalam. Pas keluar sudah tidak ada lagi sepeda motornya,” ucap Aneka, Selasa (24/2/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa di parkiran tersebut banyak kendaraan para pengunjung yang terparkir di halaman Delitua Center.

Namun, posisi sepeda motor korban saat itu sangat gampang sekali untuk dilarikan oleh para pelaku.

Menurutnya, para pelaku itu yang satu di antaranya memakai masker dan helm, pelaku berjumlah dua orang yang beraksi berboncengan satu sepeda motor.

Hingga kini korban sudah membuat laporan pencurian sepeda motor miliknya ke Polsek Delitua. “Korban sudah membuat laporan,” lanjutnya mengakhiri. (Sarwo)