TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) menyampaikan kecaman keras terhadap sikap sejumlah Kepala Desa (Kades) yang tidak hadir dan tidak berpartisipasi dalam perayaan Hari Desa Nasional yang diselenggarakan di gelanggang olahraga (GOR) Kota Bobong, Kamis (15/1/2026) siang tadi.
Ketua DPC Abpednas Pulau Taliabu, Riki Y Ode Antea menilai ketidakhadiran para Kades tersebut sebagai bentuk kurangnya rasa nasionalisme dan tidak menghargai tonggak sejarah lahirnya Undang-Undang Desa yang dirayakan setiap tanggal 15 Januari.
“Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol persatuan desa. Absennya para pemimpin desa tanpa alasan yang jelas menunjukkan rendahnya komitmen terhadap koordinasi tingkat daerah, “tegasnya.
“Kami meminta kepada Bupati untuk segera memanggil dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para Kepala Desa yang mangkir, di antaranya Kepala Desa Kabuno, Kepala Desa Pencado, Kepala Desa Parigi, kepala Desa Meranti, Kepala Desa Ratahaya, Kepala Desa Wahe, Kepala Desa Nunu, Kepala Desa Mintun, Kepala Desa Nunca dan Kepala Desa Sahu. Harus ada teguran administratif atau sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku, “imbuhnya.
Sangat disayangkan masih dikatakannya, di saat kita merayakan kedaulatan desa malah justru ada oknum Kades yang tidak menunjukkan batang hidungnya.
“Kami meminta Bupati bertindak tegas. Evaluasi kinerja mereka, karena ini menyangkut kedisiplinan dan integritas sebagai pelayan masyarakat, “tegas Riki Y Ode Antea seraya menambahkan ke depan Abpednas berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan menginginkan adanya sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Desa, BPD, dan Pemerintah Kabupaten demi kemajuan desa-desa di wilayah kita. (Bumay)

