TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Surianti Heru warga asal Desa Todoli, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) terpaksa harus melakukan proses persalinan di atas Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 78 dengan tujuan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Proses kelahiran secara tiba-tiba wanita yang bekerja sebagai PPPK ini terjadi, Selasa (13/01/2026) malam.
Surianti Heru yang baru saja menjalani proses lahirannya menjelaskan, bahwa awal mulanya ia berangkat dari Desa Tikong dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 78 agar bisa melahirkan di Kota Kendari.
“Rencananya saya akan melakukan proses persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kendari. Namun ternyata sebelum tiba di rumah sakit saya sudah terlanjur melahirkan di tengah perjalanan dinatas kapal tersebut, “akunya yang di dampingi salah satu bidan yang secara kebetulan sedang berada di Kapal motor Sabuk Nusantara 78 tersebut.

Surianti Heru juga menyebutkan, bahwa secara kebetulan bidan tersebut juga dari Puskesmas Sahu Tikong yang bernama Nur Indriani Teapon AMd.Kep yang merupakan salahsatu pegawai paruh waktu dan bertugas di Puskesmas tersebut.
“Ini anak kedua saya, jenis kelaminnya laki-laki dan sebelumnya anak pertama saya juga laki-laki. Kebetulan waktu saya melakukan USG di dokter pada waktu itu, dokter tersebut mengatakan bahwa anak yang berada di dalam kandungan saya adalah anak perempuan. Makanya saya mau berangkat ke RSUD Kendari untuk melakukan proses lahirnya di sana,” ujar Surianti Heru seraya berterimakasih kepada crew pihak KM Sabuk Nusantara 78.
Tak hanya itu, Surianti Heru juga sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah daerah Pulau Taliabu yang secara kebetulan melakukan perjalanan dinas ke ibukota Provinsi Maluku Utara, Kota Sofifi.
“Saya sangat berterimakasih kepada bapak Ma’aruf, selaku Pj Sekretaris Daerah (Sekda) bersama rombongan yang sudah dampingi dan turut membantu saya. Sekali lagi terimakasih banyak,” pungkasnya. (Bumay)

