BATANG KUIS | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan merehab Kantor Camat Batang Kuis di Jalan Muspika, Desa Tanjung Sari.

Selain itu, gedung bekas pengolahan tembakau di antara kantor camat dan Mapolsek Batang Kuis juga akan diubah menjadi gedung serba guna dan alun-alun terbuka.

Rehab Kantor Camat Batang Kuis dan eks gedung pengolahan tembakau serta alun-alun nantinya akan dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru).

Baca Juga:  Mahasiswa Polteknaker Raih 10 Penghargaan di Dua Ajang Nasional

Rencana ini diutarakan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan ketika meninjau Kantor Camat Batang Kuis sebagai rangkaian kegiatan Bupati Bekerja Bertemu Rakyat (Berjemur) di Kecamatan Batang Kuis bersama Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS, Jumat (25/7/2025).

Selanjutnya, Bupati, Wabup dan rombongan melihat warga yang sedang bergotong royong di Dusun II, Desa Baru.

Bupati dan Wabup turut meninjau pengerasan jalan yang dilakukan oleh usaha masyarakat tani secara swadaya.

Baca Juga:  Buka Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level I, Rico Waas Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme

Jalan tersebut sepanjang 3.000 meter dan lebar 3 meter. Kemudian dilanjutkan meninjau usaha budidaya ikan lele milik Abdullah Yusuf, salah seorang warga setempat.

Kegiatan Berjemur dilanjutkan dengan meninjau pengerasan jalan yang dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) di Dusun IV dan V.

Kondisi jalan yang semakin baik akan memudahkan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, dan para siswa bisa lebih mudah untuk berangkat dan pulang sekolah.

Baca Juga:  Wali Kota Medan Apresiasi Penyelenggaraan Jong Batak’s Arts Festival #12

“Terima kasih, Pak Bupati. Jalan ini sangat dibutuhkan sebagai jalan alternatif bagi masyarakat. Anak berangkat dan pulang sekolah, dan juga mengangkat hasil pertanian. Dan kami memohon kepada Pak Bupati agar masalah irigasi di desa ini bisa diselesaikan karena sekarang ini musim kemarau. Padi kami mengering,” ucap Sukron, salah seorang warga sekitar kepada Bupati. (Sarwo/red)