TALIABU | MIMBARRAKYAT.CO.ID – Hujan lebat yang mengguyur mengakibatkan Desa Tikong, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) mengalami banjir bandang, Jumat (21/03/2024) kemarin.
Musibah itupun langsung mendapatkan perhatian dari Cabup terpilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu pada 27 November lalu, Sashabila Mus.
Dimana Paslon Cabup Pulau Taliabu Nomor Urut 1 itupun langsung meninjau dan mengecek drainase yang ada, namun tak mampu menampung luapan air sehingga membuat kawasan padat penduduk ini terdampak banjir yang cukup parah.
Saat meninjau ke lokasi, Sashabila Mus menilai kondisi drainase perlu perencanaan lebih baik agar masalah banjir tidak terus berulang.
“Drainase di sini sangat terbatas, ditambah topologi tanah yang sulit mengalirkan air langsung ke laut. Jika tidak diperbaiki, banjir akan terus terjadi,” katanya, Sabtu (22/03/2025), kemarin.
Warga mengeluhkan banjir yang terjadi setiap tahun tanpa solusi konkret dari pemerintah. Mereka berharap ada pemimpin yang benar-benar peduli dan mau bertindak nyata.
Setiap tahun kami dilanda banjir, tapi belum ada perubahan yang berarti. “Kami butuh pemimpin yang hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata,” ujar M Ali Hamid, salahsatu warga terdampak.
Sashabila menyoroti pentingnya pelebaran drainase sebagai solusi, tetapi hal ini membutuhkan dukungan masyarakat agar prosesnya bisa berjalan lancar.
Pemerintah harus beri kejelasan soal kompensasi agar warga bersedia menghibahkan lahannya demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Pendangkalan drainase dan kepadatan penduduk di Tikong juga menjadi tantangan dalam penanganan banjir. Sashabila menilai kawasan ini perlu dipersiapkan dengan infrastruktur yang memadai.
“Tikong ini berkembang pesat dan ini sebuah tanda bahwa akan menjadi perkotaan, tapi jika infrastruktur tak disiapkan, banjir akan terus terjadi,” imbuhnya.
Selain banjir, ia juga menekankan pentingnya sanitasi yang berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Keterbatasan layanan kesehatan di Taliabu semakin memperburuk dampak lingkungan yang tidak tertangani.
“Sanitasi juga harus diperhatikan, apalagi akses layanan kesehatan di Taliabu masih terbatas,” katanya.
Warga mengapresiasi kehadiran Sashabila yang turun langsung melihat kondisi mereka. Mereka menginginkan pemimpin yang benar-benar peduli dan memiliki komitmen untuk memperbaiki daerahnya.
“Kami senang Ibu Sashabila datang langsung ke lokasi. Kami berharap, jika beliau terpilih, drainase dan sanitasi di desa ini segera diperbaiki agar kami tidak lagi hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan,” ujar Samsudin.
Mereka berharap, jika terpilih sebagai Bupati Taliabu, Sashabila dapat merealisasikan perbaikan drainase dan sanitasi agar mereka tidak lagi mengalami banjir setiap tahun.
“Kami ingin pemimpin yang bisa membawa perubahan nyata bagi Tikong. Kami yakin Ibu Sashabila dapat mewujudkan itu,” tutup warga.(Bumay)

